Sumber diambil dari : http://www.sorsawo.com/2009/06/optimasi-wordpress-theme-kiat-praktis-tingkatkan-kecepatan-akses-blog/
Pada umumnya pengunjung menyukai blog yang cepat diakses. Waktu akses yang sangat lambat akan mengurangi minat pengunjung untuk pergi ke sana.
Oleh karena itu jika blog Anda memiliki permasalahan dalam hal kecepatan akses, saatnya melakukan optimasi terhadap blog tersebut sebelum terlanjur ditinggalkan oleh pengunjung.
Ada beberapa trik sederhana yang bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kecepatan blog dengan platform WordPress. Dalam artikel ini saya akan membahas dua cara yaitu dengan mengoptimalkan theme dan caching.
1. Optimasi Theme
Jika Anda jeli sebenarnya Anda bisa meningkatkan kecepatan akses blog dengan sedikit memodifikasi theme yang Anda pakai. Pada prinsipnya sebisa mungkin Anda harus mengurangi query (akses database) pada theme tersebut.
Agar lebih jelas saya ambil contoh theme WordPress Default (Kubrick).
header.php
Kalau Anda lihat file header.php pada theme tersebut akan nampak beberapa query yang sebenarnya mengambil informasi statis dari blog seperti nama, deskripsi, URL stylesheet dan sebagainya.
Ini contohnya:
<html xmlns=”http://www.w3.org/1999/xhtml” <?php language_attributes(); ?>>
<meta http-equiv=”Content-Type” content=”<?php bloginfo(‘html_type’); ?>;
charset=<?php bloginfo(‘charset’); ?>” />
<link rel=”stylesheet” href=”<?php bloginfo(‘stylesheet_url’); ?>” type=”text/css” media=”screen” />
Kode di atas sebenarnya bisa diganti dengan seperti ini:
<html xmlns=”http://www.w3.org/1999/xhtml” dir=”ltr” lang=”en-US”>
<meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=UTF-8″ />
<link rel=”stylesheet” href=”http://blog_anda/wp-content/themes/default/style.css” type=”text/css” media=”screen” />
Selain yang sudah saya sebutkan di atas, ada beberapa query lain yang juga bisa Anda ganti dengan informasi statis, yaitu:
- URL Stylesheet
- URL Pingback
- URL RSS Feed
- Blog name
- Tagline/deskripsi blog
footer.php
Pada bagian footer Anda juga bisa menghapus beberapa query dan menggantinya dengan informasi statis, seperti:
- Blog name
- URL RSS Feed
- URL RSS Comment
Informasi statis yang merupakan hasil query database tersebut bisa Anda lihat dengan cara mengklik menu View – PageSource (Mozilla Firefox) atau View – Source (IE).
Jika dihitung, ada kurang lebih 10 – 15 query yang bisa diganti. Tentu ini akan sangat menguntungkan, karena akan mengurangi akses ke database.
2. Caching
Langkah kedua yang tidak kalah ampuhnya yaitu dengan menginstall caching plugin seperti WP-Super-Cache. Plugin tersebut akan membuat file HTML statis sehingga blog lebih cepat diakses.
(Referensi: Yoast.Com)
